Tips mencegah mata rusak akibat komputer


Sering kali kita merasa lelah jika terlalu lama berada didepan monitor komputer. Itu dikarenakan mata dipaksakan melihat obyek 2 dimensi yang sejatinya mata digunakan untuk melihat obyek 3 dimensi. Selain itu jarak pandang juga berpengaruh dalam kesehatan mata ketika berada dekat dengan komputer. Idealnya mata dapat fokus melihat obyek pada jarak sekitar 6 meter, sedangkan jika kita bekerja didepan komputer maka mata dipaksakan fokus melihat obyek 2 dimensi pada jarak 60 cm atau malah kurang dari itu.
Berikut tips yang dikutip dari detikhealth. Pemaksaan tersebut menurut Thau menyebabkan otak bekerja lebih keras untuk menafsirkan gambar yang ditangkap oleh mata. Otak yang kelelahan akan menyebabkan pemrosesan sinyal cahaya dari mata terganggu, kemudian dirasakan sebagai keluhan mata kabur.
Selain itu, normalnya mata manusia baru bisa melihat dengan nyaman apabila fokusnya berada pada jarak minimal 20 kaki (sekitar 6 meter). Saat berada di depan komputer, mata kembali dipaksa untuk memfokuskan pandangan pada jarak kurang dari 2 kali (sekitar 60 cm).
Pemaksaan-pemaksaan itu memicu beberapa keluhan yang disebut sebagai computer vision syndrome(CVS). Gejalanya antara lain mata kering, sakit kepala dan jika dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan pandangan tampak kabur atau tidak fokus.
Menurut Thau, mengatasi sindrom tersebut tidak harus dilakukan dengan menyingkirkan komputer dari kehidupan sehari-hari karena bagaimanapun manusia butuh teknologi untuk menunjang produktivitasnya. Yang perlu diubah hanya cara menggunakannya.
Bagi orang-orang yang pekerjaannya menuntut untuk duduk berjam-jam di depan komputer, dianjurkan untuk menerapkan aturan 20/20/20. Artinya tiap 20 menit, sempatkan untuk memalingkan pandangan dari layar monitor selama 20 menit ke titik lain yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter).
Selain itu, jangan lupa untuk berkedip karena rata-rata orang hanya berkedip 6 kali/menit ketika sedang asyik di depan komputer. Agar bola mata tidak kering dan terasa pedih, kelopak mata harus selalu berkedip sebanyak kurang lebih 16 kali/menit.
Jika memungkinkan, posisikan layak monitor agar tidak lebih tinggi dari mata, minimal sejajar. Jika terlalu tinggi maka kelopak mata cenderung bekerja lebih berat untuk berkedip dan membasahi bola mata, sehingga ujung-ujungnya jadi lupa untuk berkedip.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *